Sunday, September 3 2017

03/09/2017 23:00

Waktu kecil aku selalu beranggapan bahwa aku harus tahu banyak hal, yang terkecil sekalipun

Beranjak remaja, aku tahu bahwa ngga semua hal yang aku tahu itu baik dan beberapa diantaranya menyakitkan

Saat dewasa, kini aku belajar bahwa ada hal yang sebaiknya tidak aku tahu, dan ada hal yang seharusnya aku tahu sepahit apapun itu.

Keluargaku adalah hal yang paling berharga dalam hidup aku. Percayalah, saat siapapun menggunjingkan salah satu keluargaku, aku akan berada di seberangnya dan tidak ada lagi jembatan maaf itu.

Walaupun itu kesalahan ayahku, walaupun itu kesalahan ibuku, adikku, kakakku, dan bahkan fitnah sekalipun.

Aku akan tetap mencaritahu alasannya, dan aku akan mencaritahu seluruh kebenarannya dengan sendirinya. Bukan dari kata orang yang terbawa perasaan kemudian mengatakan hal tanpa logika.

Aku akan berada di suatu tempat dan mempertimbangkannya, memikirkannya. Mungkin menghilang dan bersembunyi. Untuk waktu yang cukup sehingga aku bisa mengerti, setidaknya melupakan apa yang telah terjadi.

Keluargaku bukanlah keluarga yang sempurna, namun mereka keluargaku. Seperti halnya kamu dengan keluargamu. Tidak pernah sedikitpun aku membicarakan hal yang tidak-tidak mengenai keluargamu kepada orang lain. Apa kamu pernah mendengar hal-hal buruk tentang keluargamu yang berasal dari aku?

Tolong, berpikirlah sebelum bertindak atau lebih baik diam.

Kamu dulu sama berharganya dengan keluargaku. Terdekat saat itu, suka dan duka dan perubahan itu juga aku rasakan. Mungkin karena aku terlalu meng-agungkan ikatan kita hingga sekecil saja hal kamu lakukan bisa membuat aku kecewa. Seperti dulu, dan saat ini. Salahku memang.