Tuesday, September 1st 2015

01/09/2015 23:53

Aku beneran enggak tahu, dan aku murni tanya.

Belakangan aku sering nonton drama korea kan, salah satunya judulnya Ho Goo’s Love atau fool’s love.

Sedikit review aja, ini cerita comedy romance dengan awal mula cerita mengenai seorang cewek yang hamil diluar nikah karena pelecehan seksual yang dialaminya sampai dia melahirkan seorang bayi dan jatuh cinta sama seorang cowok baik hati yang menyukainya apa adanya. Cerita ini diadaptasi dari serial manhwa dengan judul yang sama. Manhwa itu adalah sebutan untuk komik buatan korea.

Hari ini ada pembelajaran mengenai seks dalam pandangan Kristiani di yayasanku.

Awalnya aku berpikir begini, ah pembicaranya terlalu memikirkan hal-hal yang buruk yang bisa terjadi sama para cewek, pembicaranya ngga tahu apa-apa nih tentang MBA, selalu negative thinking. Daripada mengajarkan tentang pengetahuan seks kan lebih baik ajarin tentang bela diri buat para cewek. Begitu pikirku.

Awalnya aku enggak tertarik untuk mendengarkan, malahan ngantuk. Aku ngga tahu ya, belakangan ini sellau aja lemes badanku, selalu ngantuk dan ngga focus pas di kelas. Lupakan, kita lagi engga bahas tentang itu…

Kemudian ada sesi tanya jawab, ada yang bertanya mengenai pengampunan dan pelepasan bagi sebuah keluarga yang dimulai dengan “kecelakaan”. Pembicara itu menjawab bahwa harus ada pengampunan dan pengakuan dosa dari kedua orangtuanya, harus didoakan. Aku setuju. Dan pembicara berkata lagi bahwa anak harus tahu bahwa dia adalah anak diluar pernikahan dan orangtua harus meminta maaf kepada anak dan berdoa, itulah cara menghapus dan memutus dosa. Aku sedikit banyak enggak setuju kalau anak harus tahu mengenai apa yang orangtua lakukan padanya. Aku memiliki beberapa teman yang lahir diluar pernikahan. Yang satu sudah besar dan yang satu masih kecil. Yang sudah besar sudah tahu mengenai hal ini, dan aku tahu bahwa hal itu melukainya dan membuatnya kecewa dengan orangtuanya. Tapi aku ngga tega bertanya lebih jauh.

Aku merasa pembicara acara ini ‘tega-an’

Karena rasa penasaranku mengenai Ho Goo’s Love ini dan karena memang ingin tahu, aku bertanya saat sesi tanya-jawab ini, bagaimana jika seorang anak lahir dari pelecehan seksual. Berat kan, ya.

Betapa kagetnya aku ketika tahu bahwa pembicara acara ini adalah salah satu dari sekian banyak orang yang mengalami hal diatas. Aku murni ngga tahu dan aku beneran ngga tahu.

Aku berpikir kembali, pasti sangat berat untuknya, pasti sangat berat baginya menerima dirinya kembali, menerima bayinya, melihat wajah bayinya tumbuh setiap hari dengan kenangan pahit yang dia simpan.

Aku benar-benar salut sama sang pembicara acara ini, dimana dia bisa memaafkan masa lalunya dan membagikan kisahnya pada kami yang mungkin sebenarnya ingin ia pendam rapat-rapat.

Satu hal yang mau aku bilang untuk para cewek, JAGA KEKUDUSANMU!