Sunday, September 2014

28/09/2014 12:47

Saya tunggu kamu ketika sudah lulus.... begitu katanya.

Jangan salah paham dulu, hehehe

Ini kata Bapak-bapak berumur 72 tahun lho...

Jadi, tadi beliau ke Gerejaku, sudah yang ke dua kalinya dalam 2 tahun.. Beliau bekerja di kapal tanki minyak dengan jabatan yang tinggi.

Jadi kepingin rasanya kerja di pelayaran.. Berlayar pakai kapal gede, diantara lautan gitu... (Impian Rizky nomor xx)

Bapak ini punya banyak banget pengalaman. Udah dari tahun 1971 kerja sih.. Pernah ke Greenland pakai kapal! Dan pernah tenggelam di Filipina juga, pernah kehilangn 14 anggota awak kapal.

Bapak ini merasa terbebani akan kehidupan jemaat kristiani di Papua. Wasior nama daerahnya... Dan disetiap pelayarannya, beliau selalu mencari buku2 rohani untuk dibagikan kepada jemaat disana . Inilah yang membuatnya bisa sampai di gereja kami.

Bapak ini bilang, ada 2 alasan kenapa ia  memilih bekerja dikapal.

Pertama, dia bsia menyaksikan sendiri bagaimana kekuatan manusia itu ngga ada apa-apanya dibanding dengan Tuhan. Kapal yang dibuat manusia sepanjang 200 meter, lebar 100 meter dan tinggi 70 meter itu ngga ada apa-apanya sama ombak yang dibuat oleh Tuhan yang tingginyaa bisa 3x dari tinggi kapal tersebut. Aku kurang bisa memehaminya karena aku belum pernah measakannya, tapi aku yakin, bapak ini pasti udah ratusan kali mengalaminya (43 tahun di kapal)

Kedua, ia bisa selalu mendekat sama Tuhan, mengandalkan Tuhan. Ilustrasi, kalau motbilmu mogok, kamu masih bisa menelepon bengkel keliling, tapi kalau mesin utama kapal rusak akan mematikan sistem komunikasinya juga. Morse mungkin bisa, tapi jarak penangkapan sinyal terbatas. Menunggu kapal cross? Kapan?Dan satu-satunya hal yang bisa diandalkan adalah pertolongan Tuhan.

Seru kan? Aku mau banget kerja disana.

Tapi kata bapaknya,kalau electro engginer kerjanya di kantor kalau cewek.

Yah begitulah makanya bapaknya mau membuka jalan buatku supaya bisa gampang dapet kerja di perusahannya, Kal**x. Rupanya, istrinya adalah supervisor perusahaan dan yang bertugas merekrut pegawai tetap kantor. Yah, apakah ini yang disebut nepotisme? Kurasa bukan, selama aku punya kemampuan, aku pasti diterima, kalau ngga punya kemampuan ya enggak akan diterima. Begituah sistem kerjanya J