Sunday, February 16 2014

16/02/2014 21:26

Bingung ingin bercerita darimana

Oke, aku punya kakak cowok dan adik cowok yang keduanya bertemu setelah dewasa. Maksudku, aku udah anggap abangku ini sebagai kakak dan cowok muda ini sebagai adik kecilku meskipun ngga ada hubungan darah sama sekali.

Aku pikir tipikal hubungan seperti ini akan langgeng sampaiii.. yah, langgenglah pokoknya. Tapi rupanya tidak begitu. Aku sama adekku ini ngga ada masalah sebenernya, kami baik-baik saja meskipun saat ini dia lebih dekat dengan temanku. Well, kalian pasti bisa langsung nebak siapa adik kecilku itu... :)

Tapi bukan ini masalahnya, masalahnya adalah hubunganku dengan abangku... Pada awalnya aku biasa aja, aku nyaman. Kami sering ngobrol lama dan kadang chatting dan sms-an.. Tapi entahlah... setelah beberapa kali dia ajak jalan, aku mulai merasa ngga nyaman. Jujur, aku merasa risih..
Ketika dia berubah jadi perhatian bukan sebagai kakak tapi layaknya seorang cowok ke cewek, aku merasa aneh... Ketika dia mulai bilang sesuatu yang... kelewat akrab -anggap saja begitu-, aku ngga suka.

Aku mulai jaga jarak dan.. yah, inilah aku. Selalu begini. Dulu juga ketika ada cowok yang pdkt juga akhirnya begini. Aku... menghindar. Aku merasa jahat sama abangku, merasa jahat sama temenku itu...Anehnya, aku ngga ada perasaan menyesal. Salah kan? Memang. Dan kalau saat ini kalian berpikir bahwa aku jahat, silahkan, aku ngga akan menyalahkan kalian. Aku pun merasa diriku ini jahat...

Abangku adalah orang yang sangat baik, sangat perhatian, sangat dekat dengan Tuhan, sangat dan sangat... kalau kalian berpikir ini karena penampilan, kalian salah. Abangku itu lumayan kalau kalian mau tau..

Tapi aku, butuh sosok kakak cowok, bukan pacar. Aku ngga siap untuk pacaran saat ini, bukan karena mau UN... Tapi aku belum siap untuk sesuatu yang serius seperti itu..

Cukup hubungan kakak-adek aja dan itu sudah cukup membahagiakan untukku.

Tapi kenyataannya, aku belajar bahwa hubungan seperti itu jauh lebih susah dijaga daripada hubungan pacaran... Tinggal tunggu capeknya sampai mana aja dan semua selesai tanpa ada "say goodbye" dan hal itulah yang kulakukan pada abangku..

Aku hanya ngga mau hubungan ini berubah, meskipun aku tau perubahan itu mutlak adanya...

Dan sekarang, usaha yang bisa kulakukan adalah menjaga hubunganku sama adekku ini. Meski aku ngga tau gimana jaganya karena kamu sudah renggang. Entah itu adekku yang merasa sudah tidak membutuhkan seorang kakak dan sudah merasa cukup dewasa untuk engga dijagain lagi, atau akunya yang menjauh dengan kedok UN yang padahal sebenarnya terjadi adalah karena aku ngga mau membuat temanku khawatir akan hubungan kakak-adek ini (mereka adalah dua orang dekatku dan aku pingin mereka seneng seenggaknya saat ini walaupun itu berarti aku melanggar prinsipku sendiri "ngga boleh beda agama")

Aku hanya ingin menjaganya. Bukan. Aku ngga akan bisa menjaganya kalau hanya aku sendiri yang berprinsip seperti itu, yang benar adalah menyimpannya disini, bersama kalian yang membaca bait per bait yang aku tulis.

Mungkin kalian adalah abangku, atau adekku, atau mbakku, atau temanku, orangtuaku, pasanganku, cucuku, atau orang yang sekedar mampir lewat disini..

Aku hanya ingin berbagi seperti dulu tujuanku membuat web ini.. Mungkin aku akan tutup mata tentang perasaan abangku, pura-pura ngga tau dan membiarkan hubungan ini mengalir begitu saja, mungkin aku akan langsung jujur, mungkin aku akan menunggu hingga perasaan itu berubah, mungkin ini cuma perasaanku aja, atau mungkin aku akan menyesali mengapa kalianlah yang membaca apa yang aku tulis disini...

Tapi setidaknya, aku sudah menepati tujuanku dahulu...