Saturday, May 02 2015

02/05/2015 16:55

Ada hal yang mau aku ceritain. Tapi pertama-tama, janji sama aku kalau kamu bakalan ngelupain apa yang aku tulis disini setelah kamu baca.

Udah janji? Oke kulanjutin

Aku punya kakak ipar namanya Mas Agus, dia orang Nias. Aku juga punya temen namanya Mira juga orang Nias. Kuharap kamuudah baca postinganku beberapa sebelum ini.

Ada satu hal yang lucu, Mira ketemu sama Mas Agus. Ketemu Cuma satu hari sih, dari tanggal 1 sampai 2 Mei kemarin.

Mas Agus kan orang Nias, dia ngajak ngobrol Mira pakai bahasa Nias yang aku ngga tau, yang ngga ada orang yang tau dirumah selain mereka berdua.

Malemnya, Mas Agus cerita ke Mbak Ike tentang percakapannya sama Mira.

MAs Agus tanya Mira dari Nias yang mana, dan Mira jawab salah satu tempat di Nias yang kebetulan Mas Agus tahu, dan mas Agus tanya lagi lebih rinci, kecamatan mana dan desa apa. Keluarlah dari mulut Mira bahwa dia berasal dari Tetehosi. Ukw-u know what- setelah denger jawaban dari Mira, Mas Agus baru bilang kalau dia juga dari Tetehosi. Nias ngga seberapa besar kalo dibandingin sama DIY-Jateng jadi desa disana juga bisalah kita sebut satu-satu.

Mas Agus tanya, tinggalnya dimana, rumahnya dimana. Dia jawab rumahnya disini, dan mas Agus bilang, loh itu kan rumahnya bapak siapa gitu, terus Mira bilang bukan disitu tapi disebelahnya, dibelakangnya. Mas Agus bilang lagi, itu kan rumahnya pak ini, pak itu. Mas Agus tanya lagi, kamu anaknya siapa, tapi enggak dijawab sama Mira. Mas Agus tanya, kenal ini itu enggak yang seusia sama Mira, Mira jawab enggak…

Lucu ya, ngga usah malu sebenernya kamu jujur bilang dari mana, pedalaman apa enggak, justru harusnya banggalah kamu Mir kalo bisa sampai Jogja padahal tempat tinggalmu engga memungkinkan buat kuliah. Kok malah bohong dan ditutupin.  Mas Agus orang Nias itu kan jadi malah criga sama kamu kan…..

Aku ngga bilang apa-apa loh sama Mas Agus, aku Cuma bilang ke mbak Ike kalau kamu pergi dari rumah jam 6 pagi dan balik jam 6 sore ke rumahku dan kamu langsung tidur. Udah itu aja, tapi terserah Mas Agus sih, mau sebelln sama kamu apa enggak.

Lupakan