Opini "Maha"siswa

12/11/2014 20:53

Pancasila jiwa kami

Berbakti untuk negeri

UGM BERSATU

bangkitlah nusantaraku..

Kalau dimisalkan UGM ini adalah sebuah Negara, dan mahasiswa-mahasiswanya adalah pemegang pemerintahan, tidak terbayang rusaknya Negara ini akan seperti apa… Yang memicu malah merasa engga bersalah, yang terpicu juga ngga berpikir panjang….

Padahal yang jadi korban juga temen sendiri, padahal katanya BERSATU, padahal mahasiswa adalah ‘maha’nya semua siswa yang seharusnya menjadi contoh…

Banyak yang berkata bahwa UGM ini adalah miniature Indonesia karena banyaknya orang dan kebudayaan yang berbeda-beda berkumpul disini… Tapi sekarang rasanya bukan hanya itu, rasanya karena etika dan kedewasaannya juga sama, miniaturnya Indonesia.

Kalau begini lantas bagaimana ya? Entahlah, malu menyebut diri sendiri ini mahasiswa.. apalagi tambahan UGM dibelakangnya… Belum setahun sudah 2 kasus, atau mungkin lebih yang orang awam seperti kita ini tidak tahu-menahu. Setidaknya, dalam kasus pertama, sang pelaku telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Namun kasus kedua ini berbeda, semuanya bodoh…. Kamu juga sama bodohnya dengan mereka….

Jangan khawatir dengan kebodohanmu karena masih ada satu hal yang bisa kamu banggakan, satu hal yang pintar dalam dirimu. Tahukan?

Ego

Ego pintar karena bisa dengan mudah memodohimu…

Untuk kamu, ‘maha’siswa teknik dan vokasi

Dan untukku, yang sangat terbodohi

 

www.balairungpress.com/2014/11/gara-gara-spanduk-teknik-vokasi-bentrok/