April 04 2015 night

04/04/2015 23:07

Hari ini ada ibadah pemuda lagi.

Ada aku, Lily, Kak Mira, Mas Andre, Yosua, Grace sama Daniel.

Sebelum ibadah, aku minta maaf sama kak Mira karena masalah kemarin, karena aku menyinggung perasaannya.

Walaupun gengsi setengah mati, aku berusaha buat merubah sikapku. Kata Lily, aku tetep kelihatan enggak berubah. Tapi aku bener-bener berusaha, aku yang kemarin cuek mau kayak apa, sekarang aku mulai ngajak kak Mira buat ngobrol, buat nyanyi bareng bahkan candain dia pas tadi belum mulai, aku, mas Andre, sama kak Mira tapi, tapi rupanya usahaku enggak ada apa-apanya dan kata Lily enggak ada bedanya.

Setelah ibadah selesai, kak Mira diantar pulang sama Yosua. Waktu aku baru sharing sma Lily setelah yang lain pulang, tiba-tiba Yosua datang lagi ke gereja.

Yosua cerita kalau Kak Mira bilang dia dituduh sama aku kalau dia ambil flashdiskku. Aku terharu sama Yosua yang balik lagi ke gereja dan bilang bahwa aku ngga mungkin kayak gitu tanpa ada apa-apanya. Dia percaya sama aku kalau aku enggak nuduh sembarangan.

Ada rasa sakit sebenernya. Yang pertama, aku bener-bener malu sama kak Mira karena udah menuduh dia seperti itu. Yang kedua, aku bingung dan kecewa… tapi aku ngga tahu ‘kecewa’ku ini darimana dan untuk siapa. Aku cuma… kecewa.

Aku cerita sama Yosua dari awalnya dan gimana aku bisa sampai nuduh kak Mira seperti itu. Aku juga ngga bisa dibenarin dalam hal ini, Lily bilang bahwa sikapku ini salah karena aku terlalu blak-blakan berubah sikap ke kak mira dan lily bilang aku harus instrospeksi diri lagi. Ly, padahal sebelum aku bersikap itu aku selalu minta pendapatmu L Dulu awalnya kamu yang bilang kalau ngga suka ya bilang ngga suka, jangan memendam dalam hati karena itu dosa. Dan kamu ngga suka sikapku yang mau pura-pura ngga tahu, aku bahkan ketika mau bilang ke Kak mira kemarin juga tanya pendapatmu. Tapi kamu bilang itu salah..

Aku ngga tahu harus gimana…. Kak Mira bilang ke Yosua kalau dia mau pelayanan di Klaten. Yasudah, mungkin itu yang terbaik buat aku sama kak Mira.

Tuhan, aku kecewa…

Kecewa sama diriku sendiri yang seperti ini. Aku harus gimana? Aku udah minta maaf, ya kalau memang Kak Mira pindah pelayanan silahkan. Tapi selesaikan dulu masalah disini, Tuhan, kasih kesempatan buatku bisa selesaiin masalah ini dengan baik-baik.